Niatan baik dari pemerintah untuk mengurangi tingkat pengangguran yang tinggi ( seperti tertulis dalama artikel ini) maka secara faktor fasilitas setidaknya telah disediakan oleh pemerintah. Kesempatan ini diharapkan tidak diabaikan begitu saya oleh kalangan mahasiswa yang memiliki potensi menjadi entrepreneur. Beberapa pendapat mengatakan bahwa salah satu resep mahasiswa menjadi entrepreneur adalah karena mereka sebelumnya telah hidup dilingkungan entrepreneur. Orang tua atau keluarga besar mereka telah memiliki bisnis yang baik. Lingkungan seperti ini secara langsung telah membentuk mahasiswa untuk menjadi entrepreneur yang baik. Pengalaman berbisnis telah mereka alami dan pelajari semenjak mereka masih kecil. Sehingga menjadi entrepreneur bagi mereka bukan menjadi hal yang baru lagi. Permasalahan mendasar adalah bagaimana respon mereka menanggapi hal ini. Tentu saja dengan lingkup bisnis yang telah diperoleh dari lingkungannya, maka pengetahuan berkaitan dengan manajemen dan teknologi menjadi perhatian lebih bagi mereka. Kontribusi teknologi yang baik untuk mendukung terciptanya ide kreatif perlu mendapat kajian yang lebih besar. Dengan adanya kontribusi dana bantuan dari pemerintah dan bantuan teknologi ini diharapkan mahasiswa mampu manjadi entrepreneur muda yang handal.
Author Archive
Resep mahasiswa entrepreneur
Monday, November 16th, 2009Program BIG (Sinergi Business-Intellectual-Government) DIKTI-KADIN
Saturday, November 14th, 2009Tingkat pengangguran intelektual di indonesia meningkat pesat, dan hal ini bukan merupakan persoalan yang mudah diatasi. Seperti hasil survei yang saya dapati bahwa bila kita bertanya kepada mahasiswa yang baru saja diwisuda ” Apa aktivitas anda setelah diwisuda?” hampir semua akan menjawab ” saya akan melamar pekerjaan di… ” nah hal inilah yang membuat pengangguran intelektual semakin meningkat, karena hampir semua lulusan perguruan tinggi ingin menjadi pegawai kantoran, tidak ada yang menjawab saya mau berwirausaha. Untunglah peemrintah segera menyadari hal ini sehingga dikti bersama dunia usaha ingin mencari jalan keluar.
Dalam rangka sinergi perguruan tinggi, dunia usaha dan pemerintah, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas bersama Kamar Dagang & Industri Republik Indonesia akan menyelenggarakan Program Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan.
“Pihak universitas harus berperan lebih aktif lagi dalam menekan angka sarjana penganguran dengan cara menanamkan jiwa usaha dalam diri mahasiswa”
Hasil survei nasional menunjukkan data berikut :
“Pengusaha kita ternyata pendidikannya tidak tinggi, padahal menghadapi era global yang kompetitif saat ini diperlukan pengusaha yang memiliki pendidikan yang tinggi pula,” ujar Agus. Berdasarkan hasil penelitian yang lakukan program Bisnis Intelektual in goverment (BIG) Dirjen Dikti, pada umumnya manusia dengan pendidikan tinggi dari jurusan favorit serta memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi justru cenderung memilih menjadi pegawai dan pekerja dengan gaji besar seperti pada BUMN dan perusahaan bonafid.”
Oleh sebab itu kini Dikti dan Kadin ingin mengubah paradima tersebut, pengusaha diharapkan berasal dari kalangan intelektual dan mempunyai nilai kompetitif dalam bersaing.
Tips awet menggunakan laptop
Friday, November 13th, 2009Saat menggunakan laptop, tentu hal yang penting diperhatikan adalah bagaimana supaya battery laptop tersebut awet. Setelah bertanya ke beberapa pengguna laptop, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Laptop digunakan murni mengandalkan tenaga battery. Jadi operasikan laptop dengan menggunakan tenaga battery hingga habis.
2. Jika battery laptop habis, segera lakukukan pengisian ulang. Perlu diperhatikan bahwa saat pengisian ulang laptop jangan dioperasikan. Biarkan proses pengisian berlangsung hingga battery laptop terisi penuh.
3. Jika dikantor/ditempat kerja ada sumber daya listrik yang aman, maka lepas battery laptop dan operasikan laptop dengan menggunakan sumber daya listrik.
Silahkan coba praktekkan hal tersebut diatas, maka usia battery laptop akan bertambah lama.
Pedoman Penulisan Tugas Akhir Teknik Industri
Monday, November 9th, 2009Buku pedoman paling penting dari penelitian di kajian teknik industri adalah buku pedoman penulisan Tugas Akhir Teknik Industri. Buku pedoman penelitian ini berisi rambu-rambu untuk melakukan penulisan teknik industri. Lingkup proposal dapat dilihat pada situs ini.
Buku pedoman paling penting dari penelitian di kajian teknik industri adalah buku pedoman penulisan Tugas Akhir Teknik Industri. Buku pedoman penelitian ini berisi rambu-rambu untuk melakukan penulisan teknik industri. Lingkup proposal dapat dilihat pada situs ini.
Proposal Penelitian Teknik Industri (1)
Monday, November 9th, 2009Industrial engineer is a branch of engineering that concerns with the development, improvement, implementation and evaluation of integrated systems of people, money, knowledge, information, equipment, energy, material and process. It also deals with designing new prototypes to help save money and make the prototype better. Industrial engineering draws upon the principles and methods of engineering analysis and synthesis, as well as mathematical, physical and social sciences together with the principles and methods of engineering analysis and design to specify, predict and evaluate the results to be obtained from such systems. In lean manufacturing systems, Industrial engineers work to eliminate wastes of time, money, materials, energy, and other resources. di kutip dari situs ini.
Dari definisi diatas, saat akan melakukan penelitian berbasis konsep diatas, maka persoalan yang muncul adalah bagaimana membuat proposal penelitian teknik industri. Materi ini dibuat berdasarkan beberapa permasalahan yang muncul saat saya memberikan materi penelitian di teknik industri. Sebelum memperluas lingkup bahasan di kajian penelitian teknik industri, alangkah lebih baik bila lingkup kajian teknik industri ditelaah lebih dalam. Berikut adalah cuplikan lingkup kajian teknik industri yang diambil dari wikipedia :
Industrial engineering is also known as operations management, management science, systems engineering, or manufacturing engineering; a distinction that seems to depend on the viewpoint or motives of the user. Recruiters or educational establishments use the names to differentiate themselves from others. In healthcare, for example, industrial engineers are more commonly known as management engineers or health systems engineers.
The term “industrial” in industrial engineering can be misleading. While the term originally applied to manufacturing, it has grown to encompass virtually all other industries and services as well. The various topics of concern to industrial engineers include management science, financial engineering, engineering management, supply chain management, process engineering, operations research, systems engineering, ergonomics, value engineering and quality engineering. (sumber : situs ini)
Seperti beberapa panduan penulisan proposal (contoh lihat di situs ini) hal pertama kali yang perlu diperhatikan adalah latar belakang masalah. Berikut saya sampaikan beberapa tips untuk menyusun latar belakang masalah yang baik.
1. Apakah ada informasi tentang permasalahan yang secara riil sedang dihadapi oleh perusahaan. Informasi ini biasanya diperoleh saat mahasiswa melakukan kerja praktek, magang, atau lewat jejaring konsultan. Bila ada maka pokok permasalahan telah anda temukan tinggal diformulasikan lebih baik. Bila belum maka perlu penelitian awal untuk mengidentifikasi apakah ada permasalahan tertentu di perusahaan.
2. Mengumpulkan data/bukti riil dari perusahaan bahwa masalah tersebut memang sedang dialami oleh perusahaan. Data ini juga dapat diperkuat dengan data yang dipublish di jurnal ilmiah, majalah, koran, atau website yang dapat dipertanggungjawabkan bukti kebenarannya.
3. Membuat diagram sebab akibat untuk mencari akar masalah dari permasalahan awal. Serta tetapkan indikator yang digunakakan sebagai ukura kinerja masalah.
4. Membuat pointer logika penyampaian masalah yang runtun dan mengalir dengan baik.
5. Deskripsikan pointer logika dan diagram sebab akibat dengan narasi yang baik ( mengguanakan bahasa Indonesia yang baik dan benar). Data pendukung silahkan ikut dicantumkan menjadi bagian dari narasi tersebut. Bila data terlalu banyak maka dapat diletakkan pada bagian lampiran proposal.
6. Baca ulang hasil tulisan anda dan mintakan orang lain untuk memberikan komentar latar belakang masalah yang baru saja anda buat. Lakukan perbaikan dan ulangi untuk meminta bantuan orang lain untuk memperbaiki latar belakang.
Nah harapannya dengan proses iterasi tersebut, maka latar belakang yang dibuat memiliki mutu yang baik.
Desain Sistem Informasi Manajemen
Friday, November 6th, 2009Setelah melakukan identifikasi sistem dan melakukan analisis sistem, maka langkah selanjutnya adalah melakukan disain sistem. Bentuk dokumen yang dapat membantu telah tersedia dan dapat diunduh disini.
Hal penting dalam proses ini adalah mampu mengidentifikasi jenis output yang akan diberikan. Contoh output dari sebuah sistem informasi manajemen dapat dilihat pada situs ini.
Beberapa pertanyaan yang dapat membantu proses desain sistem informasi manajemen dapat dilihat pada situs ini.
Perancangan Sistem Informasi Manajemen
Thursday, November 5th, 2009Perancangan sistem informasi manajemen merupakan hal yang penting dalam proses penerapan sistem informasi manajemen dalam sebuah perusahaan. Pertanyaan mendasar adalah bagaimana tahapan yang harus dilakukan agar sebuah perusahaan memiliki sebuah sistem informasi manajemen yang baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saingnya. Berikut adalah tahapan yang diperlukan untuk merancang sebuah sistem informasi manajemen.
1. Tahap investigasi sistem
2. Tahap analisis sistem
3. Tahap perancangan sistem informasi manajemen
4. Tahap Implementasi sistem informasi manajemen
5. Tahap pemeliharaan sistem informasi manajemen.
Dalam proses perancangan sistem informasi manajemen yang baik, tentunya perlu adanya dokumentasi aktivitas yang akan dilaksanakan. Tahap pertama yaitu tahap investigasi sistem ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Informasi apa saja yang diperlukan telah kami rangkum dalam bentuk dokumen tahap investigasi sistem. file dokumen tersebut dapat diperoleh dengan unduh gratis sini.
Tahapan kedua yaitu tahap analisis sistem juga telah dirangkum dalam bentuk file yang dapat dipeeroleh dengan unduh gratis disini.
Definisi Sistem Informasi Manajemen
Thursday, October 29th, 2009Mata kuliah sistem informasi manajemen merupakan mata kuliah wajib bagi beberapa program studi antara lain program studi manajemen, akuntansi dan teknik industri, serta teknik informatika. Sistem informasi manajemen merupakan mata kuliah yang memberikan kompetensi kepada mahasiswa tentang penggunaan teknologi informasi untuk menunjang kegiatan manajemen dalam bisnis. Pertanyaan yang sering muncul saat mahasiswa mengikuti kuliah pertama pada kuliah perdana adalah apa sebenarnya sistem informasi manajemen tersebut dan manfaatnya apa? Dalam situs kuliahbersama ini akan dipaparkan beberapa pendeapat yang telah dimunculkan, baik melalui aktivitas kuliah maupun dalam farum resmi seperti seminar. Berikut adalah penjabaran lebih lanjut.
Menurut pendapat di http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Informasi_Manajemen dijelaskan bahwa Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen. Berdasarkan definisi ini sebenarnya masih terdapat beberapa hal yang belum dapat dipahami dengan baik. Sebagai contoh apa yang dimaksud dengan sistem informasi? apa yang dimaksud dengan keluaran dan masukan dalam kajian ini? sehingga untuk memperjelas konsep ini perlu dilakukan kajian lebih lanjut.
Paparan tentang sistem informasi manajemen dalam http://en.wikipedia.org/wiki/Management_information_system
menjelaskan bahwa sebuah “Management information system (MIS)” yang dalam bahasa Indonesia sering disebut
dengan sistem informasi manajemen (SIM) adalah bagian dari seluruh aktivfitas pengendalian internal bisnis
yang meliputi penggunaan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur untuk menyelesaikan persoalan-persoalan
bisnis seperti penetapan biaya produk, strategi layanan atau pengembangan bisnis. Sistem informasi manajemen
berbeda dengan sistem informasi umum yang dipergunakan untuk melakukan analisis informasi yang dipalikasikan
pada aktivitas organisasi.Dijelaskan lebih lanjut bahwa Sistem informasi manajemen memiliki posisi di area
perpotongan (intersects) antara teknologi dan bisnis. Sistem informasi manajemen mencoba mengkombinasikan
teknologi dan bisnis agar manusia mendapatkan informasi yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan pekerjannya.
lebih baik, cepat, dan cerdas. Beberapa pendapat mengatakan bahwa informasi diibaratkan sebagai darah
dalam suatu organisasi. Lapangan kerja yang terbentuk dari adanya sistem informasi manajemen adalah
analisis sistem, manajer proyek, administrator sistem dan lain lain.
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen
Thursday, October 22nd, 2009Berikut adalah tahapan yang harus dilakukan saat melakukan perancangan aplikasi dari sistem informasi manajemen. Tahapan Tahap Investigasi Sistem
Apakah perusahaan mempunyai peluang tertentu dalam bisnis?
Apa yang menjadi prioritas bisnis perusahaan?
Apa yang dapat dilakukan teknologi informasi untuk memberikan solusi sistem informasi yang memenuhi prioritas bisnis perusahaan?
Pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab pada tahap awal proses pengembangan sistem informasi.
Studi Kelayakan
Bagian dari tahap inventigasi sistem
Suatu studi awal dimana informasi yang dibutuhkan oleh calon pengguna serta sumber daya yang dibutuhkan, biaya, manfaat, dan feasibility (kelayakan & kemungkinan pencapaian) dari proyek yang diusulkan ditentukan.
Menentukan apakah solusi yang diusulkan layak, atau dapat dicapai, dari sisi finansial, teknis, dan organisasional.
Pada akhirnya mengusulkan solusi bisnis yang paling layak dan diharapkan untuk selanjutnya dikembangkan
Feasibility
Review SISTEM INFORMASI MANAJEMEN new
Thursday, October 8th, 2009Sistem Informasi
Sistem informasi merupakan suatu sistem yang menerima sumber data sebagai input dan memprosesnya menjadi produk informasi sebagai output
Suatu sistem infomasi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk suatu tujuan tertentu.
Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi?
Suatu kombinasi yang terorganisir dari Hardware; sekumpulan peralatan. Software; sekumpulan program.
Data; sumber atau kumpulan data. Network (jaringan); sistem hubungan. Policies and procedures (kebijakan dan prosedur); sekumpulan instruksi. People; orang-orang yang bekerja yang menyimpan, mengeluarkan kembali, mengubah, dan menyebarkan informasi di dalam organisasi.
Sistem Informasi Vs. Teknologi Informasi
Sistem informasi merujuk keseluruhan komponen dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengirimkan informasi dan fungsi dalam organisasi
Teknologi informasi berupa hardware, software, jaringan, dan manajemen data
Secara teori, sistem informasi dapat berupa lembaran kertas
Dalam bahasan perkuliahan ini difokuskan pada sistem informasi berbasis komputer (Computer-Based Information Systems/CBIS)
Kerangka pengetahuan Sistem Informasi bagi pelaku bisnis
Pencapaian tujuan dan sasaran bisnis
Sistem informasi seorang diri tidak dapat melakukan apapun.
Sistem informasi hadir untuk membantu orang-orang dalam bisnis mencapai tujuan dan sasaran bisnisnya.
Peran utama Sistem Informasi di dalam bisnis
Mendukung proses dan aktivitas bisnis.
Mendukung pengambilan keputusan oleh pekerja maupun manajer.
Mendukung strategi untuk mencapai keunggulan kompetitif.
Apa yang dilakukan Sistem Informasi terhadap bisnis?
Perkembangan Sistem Informasi
Macam-macam aplikasi Sistem Informasi
Sistem pendukung operasi (Operations support systems)
Definisi
Sistem informasi yang memproses data yang dimunculkan dan digunakan dalam operasi bisnis
Tujuannya adalah memproses transaksi bisnis secara efisien, mengontrol proses industri, mendukung komunikasi dan kolaborasi perusahaan, dan memperbaharui basis data perusahaan
Macam-macam Operations Support Systems
Transaction Processing Systems (TPS)
Merekam dan memproses data dari transaksi bisnis
Contoh: pencatatan penjualan, sistem inventori, sistem akuntansi
Process Control Systems
Memonitor dan mengontrol proses-proses fisik produksi
Contoh: dalam sistem penyulingan minyal digunakan sensor untuk memonitor proses kimiawi yang terjadi
Enterprise Collaboration Systems
Meningkatkan komunikasi tim maupun kelompok kerja
Contoh: e-mail, videoconferencing
Contoh sebuah sistem pemrosesan transaksi
Sistem Pendukung Manajemen (Management Support Systems)
Definisi
Sistem informasi yang berfokus pada penyediaan informasi dan mendukung pengambilan keputusan yang efektif oleh para manajer
Macam-macam Management Support Systems
Sistem Informasi Manajemen (Management Information Systems/MIS)
Sistem informasi untuk fungsi manajerial
Menyediakan informasi dalam bentuk laporan dan tampilan yang telah ditentukan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis (O’Brien, 2004)
Menyediakan informasi rutin untuk aktivitas perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian (pengambilan keputusan) dalam area fungsional. (Turban, 2004)
Mendukung level manajemen
Contoh: laporan analisis penjualan harian
Decision Support Systems (DSS)
Menyediakan sistem interaktif yang bersifat sementara untuk mendukung pengambilan keputusan
Mengkombinasikan model dan data untuk menyelesaikan permasalahan
Membantu pengambil keputusan atau manajer
Contoh: Prediksi hasil untuk menentukan pengalokasian anggaran iklan
Hal yang perlu diperhatikan adalah relasi dari komponen SIM dengan sistem informasi lainnya.
Bagaimana hubungan yang terjadi dan bagaimana kedudukannya?
Salah satu aplikasi SIM adalah anjungan self service di bandara, dalam diskusi yang ada telah diberikan contoh
tambahan berupa aplikasi dan perancangan anjungan self service bagi jasa laundry.
Bagaimana proses perancangan tersebut dan bagaimana bila di aplikasikan dengan bisnis yang lain. Coba
anda pikirkan..
Selamat belajar
Sifat UTS adalah Buku Tertutup.