<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kuliahbersama.com &#187; seks bebas</title>
	<atom:link href="http://kuliahbersama.com/tag/seks-bebas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kuliahbersama.com</link>
	<description>Bersama Memajukan Ilmu dan Kesejahteraan Manusia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Sep 2010 07:28:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kasus Etika ( tiki 01)</title>
		<link>http://kuliahbersama.com/kasus-etika-tiki-01.html</link>
		<comments>http://kuliahbersama.com/kasus-etika-tiki-01.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 10:39:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[seks bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Status FB]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuliahbersama.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Berita ini diambil dari harian &#8220;Kedaulatan Rakyat&#8221; Sabtu 24 April 2010. Judul berita yang disampaikan adalah &#8220;Waspadai, Curi Waktu untuk Facebook&#8221;. Manfaat facebook sebagai media dan membangun jejaring sosial memang telah diakui keandalannya. Dari manfaat tersebut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Adi Heryadi SPsi, sebagai konsultan Psikologi memberikan informasi bahwa dari beberapa kalangan  praktisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berita ini diambil dari harian &#8220;Kedaulatan Rakyat&#8221; Sabtu 24 April 2010. Judul berita yang disampaikan adalah &#8220;Waspadai, Curi Waktu untuk Facebook&#8221;. Manfaat facebook sebagai media dan membangun jejaring sosial memang telah diakui keandalannya. Dari manfaat tersebut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Adi Heryadi SPsi, sebagai konsultan Psikologi memberikan informasi bahwa dari beberapa kalangan  praktisi psikologi, muncul ide untuk menjadikan status FB sebagai salah satu media assessment dan data  penguat seleksi karyawan. Hal ini dapat dilakukan karena FB memuat informasi  kebiasaan, hobi, pemikiran dan kepribadian seseorang. Adi menyarankan kepada mahasiswa  agar memanfaatkan FB tersebut untuk meningkatkan citra diri, sebagai bekal berkarier setelah lulus nantinya.</p>
<p>Selanjutnya Adi memaparkan FB dapat menjadi media bersosialisasi, silaturahmi, refreshing, pemasaran, survei dan penelitian dengan jangkauan tak terbatas. FB juga dapat dimanfaatkan untuk menggalang opini. Akan tetapi ada sisi negatif yang  dapat terjadi, yaitu karyawan yang seharusnya bekerja, mencuri-curi waktu untuk ber FB ria. Saat atasannya melihat,  maka cepat-cepat  bekerja kembali. Minat membaca buku berkurang karena digantikan dengan membaca perubahan status di FB. Perilaku kriminal maupun seks bebas juga mengalami perubahan karena FB.</p>
<p>FB sebagai sebuah produk teknologi informasi disatu sisi memberikan dampak yang positif dan juga yang negatif. Bagaimana kita membinanya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuliahbersama.com/kasus-etika-tiki-01.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

